Langsung ke konten utama

Puning

Akhir tahun lalu saya berkesempatan mengunjungi Sungai Puning di daerah Buntok, Kalimantan Tengah. Wilayah Sungai Puning merupakan kawasan ekosistem air hitam. Konon di dunia hanya ada 2 ekosistem air hitam. Satu lagi di daerah Amazon, Brasil.

Meski nampak hitam, namun bila kita ambil airnya sesungguhnya jernih. Waran hitam lebih dipengaruhi oleh warna permukaan tanah yang berupa gambut. Tanah gambut terbentuk dari serasah tumbuh-tumbuhan yang hidup ribuan tahun yang lalu.

Masyarakat yang tinggal di kawasan ini, membangun rumah terapung di pinggir sungai. Rumah terapung ini dikenal dengan nama lanting. Pilihan tinggal di rumah terapung ini sesuai dengan kondisi alam setempat. Maklum saja, bila musim penghujan tiba, ketinggian air bisa mencapai 20 meter. Bayangkan kalau mereka harus tinggal di darat, bisa tenggelam nanti.

Saat musim penghujan tiba, biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mengambil kayu. Sayangnya mereka hanya bisa menikmati sisa-sisa kayu yang telah dibabat habis oleh Perusahaan HPH beberapa waktu yang lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mandi Bola

Ini sepenggal cerita dari aktivitas Damar Keina Lebaying. Damar begitu biasa ia dipanggil, memilih Taman Impian Jaya Ancol untuk mengisi liburan sekolahnya kemarin. Di Ancol, ada beberapa wahana permainan dan hiburan yang dia nikmati, bersama sepupunya, Rifqi, Denys, dan Hafidz. Pertama-tama dia mengunjungi Sea World. Melihat hiu dalam kenyataan merupakan pengalaman pertamanya. Karena selama ini ia baru melihat di film atau televisi. Dari Sea World, lantas mencoba naik Gondola. Melihat-lihat pemandangan kawasan Ancol dari dalam kereta gantung sungguh mengasyikkan. Meski Denys sempat agak ketakutan, Damar santai aja. Kemudian ia minta berenang di wahana Atlantis. Semua kolam dicobanya. Dari kolam air deras hingga mandi bola. Berenang memang kesukaannya. Kalo sudah berenang lupa deh harus berhenti. Lebih dari dua jam mereka habiskan waktunya di wahana ini. Tak terasa hari sudah menjelang petang. Sebelum pulang ke rumah mbahnya, mereka menyempatkan diri untuk melihat monumen. Capek banget...

Dedeng Alwi

Semak itu dibiarkan tumbuh liar. Kota Palu terasa panas, ketika kakiku menapaki komplek pekuburan itu. Di sini, bersemayam damai jasad sahabatku, Dedeng Alwi. Seorang sahabat yang sangat berkesan dalam hidupku. Tuhan punya rahasia. Dialah yang menentukan kapan saatnya seorang anak manusia dipanggil pulang. Termasuk sahabatku ini, dia dipanggil pulang dalam usia yang belum terlalu tua. Meski sesungguhnya, masih banyak kerja di dunia ini. Dari tanggannya, lahir berpuluh-puluh aktivis lingkungan yang pro rakyat. Maklum, almarhum adalah salah satu dedengkot aktivis LSM di Palu. Karena itu pulalah, aku mengenal sosok almarhum sebagai guru bertangan dingin. Bung, semoga engkau damai di sisi Tuhan Yang Maha Mengerti. Aku sangat kehilangan, sosok sahabat seperti kamu.

Pakspidy

Ini cerita tentang Paksi yang berubah jadi Spiderman. Habis nonton Spiderma 3, Paksi lalu berganti kostum ala jagoannya itu. Dengan demikian dia berganti nama menjadi Pakspidy. Dan dalam cerita ini, dikisahkan dia mau beranterm dengan kembarannya yang berwatak jahat. Setelah melalui pertarungan yang cukup seru di atas genteng rumahnya, kembarannya akhirnya kalah dan menghilang ntah kemana. Demikianlah cerita singkat tentang pertarungan Pakspidy dengan kembarannya yang cukup seru. Dan penonton kembali tertawa senang, melihat jagoannya menang.